Kenali Teman Sejati Mu

Kenali Teman Sejati Mu Sekarang !

teman sejati

Kenali teman sejati mu - Kata ini cocok untuk semua orang tanpa kecuali. Bicara tentang teman, mungkin anda akan ingat seseorang yang menyenangkan, orang yang selalu ada saat kita butuh, saat kita sedih, atau susah. Teman memang membuat seseorang menjadi lebih berarti, karena pada dasarnya "manusia butuh penghargaan". Penghargaan disni bisa berupa pujian, pemberian, dan sesuatu yang membuat dia menjadi lebih termotivasi. Teman lah yang bisa membuat hal ini terjadi. Maka tak heran jika banyak orang yang memiliki banyak harta tapi kurang bahagia, kenapa? Dia tidak memiliki teman.
Teman adalah jawaban saat kita butuh, dan teman sejati memang selalu mentertawakan kita saat kita susah! Tapi teman tertawa karena ingin menghibur kita saat kita susah, dan selalu siap menolong saat kita butuh, itulah teman.

Tapi kenali yang mana teman sejati mu. banyak teman yang malah menjerumuskan. Boleh bersama-sama, tapi jangan ikut-ikut jika teman mengajak pada kejelekan. kalau bisa ingatkan teman saat berbuat salah, jika tidak bisa mengingatkan teman, minimal ingatkan diri sendiri. Ingat prinsip TAWON "apapun yang pernah dia hinggapi, akhirnya akan menghasilkan madu".
Bukan kita harus memilih-milih teman, justru kita harus mencari teman sebanyak mungkin. Bukan cara gaul kita yang harus dibatasi, tapi pikiran dan hati kita yang membatasi. Jika teman mengajak kebaikan, ikutilah dia, namun jika sebaliknya, dia malah mengajak kejelekan, jangan ikuti.

Ada sebuah kisah tentang pertemanan yang menarik.

"Ba" adalah seorang pemuda yang hidup di desa, dia  punya 3 orang teman yang selalu mengajak dia bermain. teman yang pertama bernama "X", yang ke dua bernama "Y" dan yang ke tiga "Z".
Suatuh hari BA ingin bermain layangan, X punya banyak layangan, karena dia pandai membuat layangan, sedangkan Y dan Z tidak bisa membuat layangan. Jadi BA hanya bermain dengan X, dia selalu merasa senang ketika bersama BA, apa yang dia inginkan selalu didapatkan, pokoknya X serba bisa. Saking ayiknya bermain, Ba sampai lupa kalau dia bermain layangan di jalan, akhirnya dia tertabrak sebuah mobil yang mengangkut sayur, lalu dia dibawa kerumah dan dirawat seadanya.
Besok harinya, X masih tidur, lalu Y dan Z datang menjenguknya, Terkejut waktu Ba bangun melihat ke 2 temannya itu, dia senang masih  ada yang mau menengoknya, tapi X ternyata tidak datang menjenguk. Ba cukup sedih, teman yang selalu di belanya dan diajaknya bermain malah tidak datang menjenguk saat dia sakit. Tapi Y dan Z yang jarang sekali dihiraukan malah yang paling peduli dan menjenguk Ba.

Setelah Ba sembuh, dia bermain dengan Y dan Z. Setiap hari mereka selalu bersama dan bersenang-senang saat susah dan sedih. Semakin hari mereka bertiga semakin dekat dan senang, sampai suatu ketika. Y mengajak BA untuk bermain petasan, padahal adzan Dhuhur sudah berkumandang. Z mengajak BA untuk sholat Duhur, tapi BA malah bermain petasan dengan Y, dan tidak sholat.
Esok harinya, BA melakukan hal yang sama dengan Y. Karena merasa merasa bosan, Y mengajak BA untuk menyalakan petasan di dekat rumah. 

Y : "BA, ayo kita nyalakan petasan di rumah biar lebih seru"
BA : "tapi itu kan berbahaya.."
Y : "tidak apa, kan cuma sekali ini saja"
BA : "saya takut"
Y : "ah kamu penakut, saya juga tidak akan membahayakan kamu kok"
BA :" oke deh kalo begitu"

Ketika mau pergi, Z datang dan mengingatkan untuk tidak bermain petasan di rumah. Y dan Ba tidak menghiraukan. Sampai akhirnya hal yang tidak diinginkan benar-benar terjadi, rumah tetangga BA terbakar. Y tidak mengaku bersalah saat ditanyai polisi, karena BA yang menyalakan petasan. Karena tidak punya biaya untuk pertanggung jawaban, akhirnya BA pun ditahan di Polisi.
Seminggu berselang, Y pergi ke Kota dan tidak pernah menjenguk BA di kantor polisi. Ba kecewa karena semua temannya tidak pernah menolong saaat dia butuh. 
Ternyata minggu ke 2, datang teman yang selalu dia acuhkan dan tidak pernah dia hiraukan. teman yang selalu mengajak dia untuk melakukan kebaikan dan melarangnya untuk berbuat kejelekan. Z datang membawa rantang berisi makanan menjenguk BA.
Ba terharu dan dia baru sadar, bahwa teman sejatinya adalah orang yang selalu mengajak dia untuk berbuat kebaikan, dan teman sejatinya adalah dia yang datang saat dia menangis, bukan orang yang datang saat dia senang saja. Z adalah teman sejati yang seharusnya menjadi panutan.

Memang sekarang sulit untuk mencari teman seperti itu, karena tidak ada teman tanpa cacat. Tergantung bagaimana kita menyikapi ajakan teman, karena "Bersama tidak harus sama".

Makna dari kisah di atas adalah seperti ini :
BA = gambaran diri kita
X = harta
Y = keluarga
Z = amal kita (perbuatan kita)

Anda perlu mengetahui dan kenali teman sejati mu sekarang juga. Karena saat kita mati harta akan ditinggalkan, keluarga hanya akan mengantar sampai kita dikubur. Dan satu-satunya teman sejati yang akan menemani adalah amal perbuatan kita di dunia ini. Maka perbanyaklah perbuatan baik kita.
"berlombalah dalam kebaikan"